Zona Merah Lagi! Rupiah Tertekan, Dolar AS Perkasa Tembus Rp17.400
BUALBUAL.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin (4/5/2026), seiring tekanan eksternal yang masih kuat.
Mengacu data Bloomberg, kurs rupiah di pasar spot hingga pukul 09.28 WIB, pelemahan rupiah masih berlanjut. Mata uang Garuda tercatat turun sekitar 10 poin atau 0,06% ke level Rp 17.404 per dolar AS.
Sebelumnya, rupiah juga ditutup melemah 57 poin pada perdagangan sebelumnya, bahkan sempat tertekan hingga 60 poin di kisaran Rp 17.394 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Laporan media Iran menyebutkan adanya serangan rudal terhadap kapal perang Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz, yang meningkatkan kekhawatiran pasar global.
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Peso Filipina (USD/PHP) melemah 0,19% ke level 61,71, rupe India (USD/INR) turun 0,18% ke 95,08, serta ringgit Malaysia (USD/MYR) terkoreksi 0,18% ke 3,96. Sementara baht Thailand (USD/THB) relatif stabil di 32,71.
Pada sisi lain, beberapa mata uang justru mencatat penguatan tipis terhadap dolar AS. Yen Jepang (USD/JPY) naik 0,01% ke 157,2300, dolar Singapura (USD/SGD) menguat 0,05% ke 1,2762, dan yuan China (USD/CNY) naik 0,16% ke 6,8289.
Pergerakan ini menunjukkan dominasi sentimen global terhadap pasar valuta asing, terutama terkait konflik geopolitik dan arus modal ke aset safe haven seperti dolar AS.
Rupiah diperkirakan masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, mengikuti arah pergerakan dolar AS dan dinamika global.

Berita Lainnya
Cerita Prabowo Batalkan Kontrak Alutsista Rp50 T untuk Hindari Korupsi
Ini kata Kata Jokowi Terkait Mekanisme Pergantian Ketua DPR RI
Natalius Pigai: Presiden Jokowi Gagal Tertibkan Menteri-menterinya
Pertemuan DPD I Golkar dengan Presiden Jokowi Dinilai Percepat Konsolidasi Pilpres 2019
Jokowi-Ma'ruf Amin Hanya Mendapatkan 63.491 Suara di Sumbar
Rachland Nashidik: Tiba Waktunya Jokowi Harus Keluar dan Bicara pada Rakyat
Jokowi Lanjutkan 'Satu Peta' Vs Prabowo Janji Stop Reklamasi 'Visi Misi Capres Soal Lingkungan Hidup'
Hina Jokowi, Habib Bahar bin Smith Dilaporkan ke Polisi
Update Corona di Indonesia 1 Mei: 800 Meninggal 10.551 Positif, 1.591 Sembuh
Air Mata Bisa Mengubah Masa Depan Demokrasi 'Jokowi Melawan Air Mata'
Ada yang Tahu! Pengertian Mudik dan Pulang Kampung
Sesumbar! Luhut Mengaku Tak Pernah Terpikir Jokowi Kalah di Pilpres