Terjaring Balap Liar, 4 Remaja di Pekanbaru Diamankan Polisi
BUALBUAL.com - Terlibat balap liar, sejumlah remaja tangung berhasil diamankan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru. Para remaja itu beraksi saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di akhir pekan.
Bukan berdiam diri di rumah, malah menuruti ego agar terlihat keren bukan kepalang. Namun, tertimpa malang. Aksinya bukan hanya meresahkan warga namun melanggar imbauan pemerintah pusat bahkan maklumat dari Kapolri.
"Sebanyak empat remaja kami amankan saat balap liar. Mereka kami data sedangkan motornya dapat diambil enam bulan kemudian setelah sidang," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatlantas Kompol Emil Eka Putra.
Dalam pada itu, Emil mengatakan, acap kali kabur dari kejaran petugas akhirnya berhasil diamankan. Ia pun mengimbau, agar tidak melakukan ulang balap liar dan mematuhi aturan pemerintah baik PSBB maupun lalu lintas.
Terlihat, empat sepeda motor yang sudah dirombak atau dimodifikasi diangkut oleh mobil patroli. Secara kasat mata knalpot blong, tanpa kaca spion, dan beberapa bodi kendaraan tampak sudah dilepas.

Berita Lainnya
Penetapan Tersangka Karhutla Digugat, Kuasa Hukum Nilai Bukti Belum Cukup
2 Pelaku dan Penadah Barang Curian Berhasil Diamankan Polsek Kateman
Tiga Pemuda Biadap di Inhu Setubuhi Gadis di Bawah Umur
Warga Batu Aji Kota Batam Diamankan Polisi Karena Miliki 1,2 Kg Ganja
Bendahara Satpol PP Bengkalis Ditahan! Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar Akhirnya Terbongkar
Praktisi Hukum Riau Soroti Kejanggalan Prosedural dalam OTT KPK terhadap Gubernur Riau
Polda Riau Tangkap Tangan Kanan Bandar Narkoba Internasional, Uang Rp 1 Milyar Lebih Disita
Satreskrim: Bila Tidak Koperatif, Oknum Pengusaha Travel di Pekanbaru Bisa Jadi Dijemput Paksa
Tak Lagi Diam, Abdul Wahid Serang Balik di Sidang Perdana: Siapa Itu Preman?
Sudah Beraksi 25 Kali, Polsek Tampan Ungkap Komplotan Pencurian Modus Ganjal ATM
Polsek Lirik Ungkap Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur
BREAKING! KPK Resmi Tahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Digiring Pakai Rompi Oranye