Empat pelaku pengeroyokan ditangkap Polres Inhu, lima DPO
BUALBUAL.COM INHU- Polres Indragiri Hulu, Polda Riau berhasil mengungkapkan peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban luka parah dan meninggal dunia di Peranap.
Empat pelaku sudah diamankan di Mapolres Inhu dan lima orang masih DPO.
Wakapolres Inhu pada saat konferensi pers di Mapolres, Rabu pagi, mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan itu setelah ada laporan masyarakat.
"Setelah peristiwa pengeroyokan, masyarakat melapor ke Polisi setempat," katanya di Rengat.
Pengaduan ke Polres Inhu Nomor : LP/B/154/X/2024/SPKT/POLRES Indragiri Hulu, 28 Oktober 2024.
Atas laporan itu, Polres Inhu mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP
Sidik/95/X/2024. Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP.Sisik/99/XI/2024.
Tim Polres bergerak cepat, untuk mengungkapkan kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap penjaga kebun Koperasi Jasa Tani Sawit Mulya Lestari, (JT-SML) A.N. Jidon Kiki yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, memeriksa sejumlah saksi akhirnya pelaku penganiyaan berhasil diamankan.
Adapun pelaku adalah JN (43), HS (46), PD (46), SPG (28) dan mereka memiliki peran masing - masing.
Sedangkan lima pelaku lain masih DPO yakni PS, AS, JBB, MN dan BK.
Peristiwa kejadian, Sabtu 26 Oktober 2024 pukul 09.00 WIB, disusun III Peladangan Indah Desa Pesajian, Batang Peranap.
Pelapor peristiwa pembunuhan tersebut adalah LB sebagai karyawan Koperasi Jasa Tani Sawit Mulya Lestari.
Korban adalah Jidon Kki (Meninggal dunia), Esaul Mbaru luka dan memar.
Modus pelaku adalah melakukan kekerasan secara bersama - sama. Caranya melakukan dengan tangan, kaki dan kayu btoti.
Dari peristiwa itu Polres Inhu mengamankan Barang Bukti (BB) seperti Satu unit sepeda motor, kursi, patahan kayu dan kalung berbahan stainless.
Kronologis peristiwa, kejadian bermula Jumat (25/10) sekira pukul 19.30 WIB ketika Enjel (15) bersama kakaknya Ris membeli minyak solar ke warung.
Pulang dari warung melewati pos pengamanan koperasi JTSWL. Enjel dan Ris diberhentikan oleh dua orang langsungengambil kunci kontak motor.
Kemudian Enjel ditarik kebelakang pos oleh Esaul dan langsung melakukan kekerasan seksual.
Risma masih di sepeda motor diancam dengan pisau oleh Jidon Kiki.
Saat ada kesempatan Risma mengatakan itu bapakku datang, setelah itu langsung melarikan diri.
Dalam perjalanan Risma berjumpa dengan ayahnya Herman Simare dan menceritakan peristiwa itu.
Risma dan ayahnya menuju pos menjumpai pelaku, melarikan diri.
Sekira pukul 22.30 WIB, Herman Simare bertemu dengan Napitupulu dan menceritakan peristiwa anaknya. Napitupulu menyarankan melapor ke RT.
Setelah itu keduanya menuju kantor koperasi tersebut dan sepakat menyelesaikan masalah itu.
Pada Sabtu (25/10) sekira pukul 09.00 WIB, Herman bersama perangkat desa dan warga mendatangi kantor koperasi. Maka terjadilah peristiwa pengoyolan.
Pukul 11.30 WIB pihak koperasi juga datang, suasana ramai, masyarakat meminta koperasi memberhentikan pelaku kekerasan seksual tersebut.
Karena belum ada kejelasan, akhirnya terjadi keributan massal, Jhon Kiki di keroyok dan dilarikan kerumah sakit Kita Teluk Kuantan akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa pembunuhan itu akan dikenakan Pasal 170 Ayat (2) ke - 3 KUHPIDANA JO Pasal 170 Ayat (1) KUHPIDANA atau Pasal 351 Ayat (3) KUHPIDANA.
***

Berita Lainnya
Akui Bersalah dan Menyesal! Dani Klaim Semua Dilakukan atas Perintah Abdul Wahid
Belajar Daring di Tengah Hutan, Siswi SMP di Rakit Kulim Inhu Diperkosa Seorang Pria Bejat
Terungkap di Sidang! Semua Saksi Kompak Akui Tak Ada Setoran ke Gubri Abdul Wahid
Edarkan Sabu, 3 Warga Inhil Dibekuk Polisi
Bagi Beras Dan Gelar Goro Di Masjid Babus Salam Duri
Diduga Dalam Pengaruh Narkoba Pelaku Curas Maut Ditangkap Polres Bengkalis
Kurun Waktu Enam Jam, 8 Orang Pelaku Narkoba di Lampura Diringkus Polisi
Seorang Pria di Kecamatan Gaung Ditangkap Polisi Atas Dugaan Pembakaran Lahan
Mencekam! Remaja Rohil Ditemukan Tewas Tanpa Tangan, Pelaku Ternyata Orang Serumah
Secara Tiba-tiba Advokat Tergabung di HAPI Datangi Markas Polres Inhil, Ada Apa?
Imigrasi Tanjungpinang Bantah Beri Pelayanan Buruk Soal Pembuatan Paspor
Pemasok Narkoba Malaysia-Riau Berhasil Ditangkap di Kota Johor, 62 Kg Sabu Diamanahkan