Komitmen Tanpa Henti, Polda Riau Sikat Tambang Emas Ilegal di Kampar Kiri
BUALBUAL.com - Upaya berkelanjutan Polda Riau dalam menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali ditegaskan melalui langkah konkret di lapangan.
Pada Senin (27/04/2026), jajaran Polres Kampar bergerak cepat melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah Kampar Kiri.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Siregar memimpin langsung operasi penertiban di aliran Sungai Singingi, tepatnya di Dusun Napan, Desa Lipat Kain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan enam unit rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.
Saat dilakukan penindakan, tidak ditemukan pemilik maupun operator di lokasi. Seluruh rakit ditemukan dalam kondisi terparkir di aliran sungai yang selama ini menjadi titik rawan aktivitas PETI.
Kompol Rusyandi menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan jajaran Polda Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menegakkan hukum terhadap aktivitas ilegal yang merusak ekosistem.
“Sesuai arahan pimpinan, hari ini kami mengamankan enam unit rakit yang diduga digunakan untuk penambangan emas ilegal di Sungai Singingi. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menindak aktivitas PETI yang berdampak langsung terhadap kerusakan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penindakan tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau dalam mengedepankan pendekatan Green Policing melalui semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
“Penertiban ini adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan lingkungan di wilayah Riau,” lanjutnya.
Dalam operasi tersebut, Kapolsek Kampar Kiri turut didampingi Panit Opsnal Intelkam Ipda Aldriadi, Panit Samapta Ipda Nurman Effendi, serta 12 personel Polsek Kampar Kiri.
Polsek Kampar Kiri juga mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap indikasi aktivitas PETI kepada aparat kepolisian, termasuk melalui Bhabinkamtibmas di desa masing-masing.
Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian upaya konsisten Polda Riau dalam menekan praktik tambang ilegal, yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Berita Lainnya
Tindak Tegas Pelaku Karhutla Tetapkan 1 Tersangka di Desa Pedekik Bengkalis
Skandal Rp1,2 Miliar di Sungai Buluh: Kades dan Sekdes Dituding Selewengkan Anggaran
Pelaku Pencuri Handphone di Desa Ogan Jaya Berhasil Dibekuk Polsek Sungkai Utara
Asyik Berjudi, 5 Tersangka Diringkus Polsek Kelayang, Ini Kronologisnya
Gadis 13 Tahun di Jambi Digilir 5 Remaja di Kamar Kos
Kasus Bupati Afrizal Sintong Dihentikan, Pelapor Menduga Tidak Profesional Kami akan Laporkan Penyidik Polda Riau ke Divpropam Polri
Polisi Berhasil Ungkap Pengendali Narkoba 20 Kg di Perumahan Baffanda
Digerebek Saat Sahur! 4 Pengedar Sabu di Siak Kecil Bengkalis Dibekuk Polisi
Parkir Sebentar di RSUD, ASN di Pelalawan Syok! Avanza Raib Digondol Mahasiswa Pakai Kunci Duplikat
Polda Riau Ringkus 2 Pelaku Pengirim Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia, 1 DPO
Ayah Tiri Perbudak Sex Anak Tirinya, Berkali Kali Di Duri
Warga Desa Pematang Obo, Heboh Saat Penemuan Seorang Mayat Yang Badannya Terpisah Pisah