Pelaku Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Kuansing Dituntut Enam Bulan Penjara
BUALBUAL.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutan terhadap KIC dengan hukuman penjara selama enam bulan atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby beberapa waktu lalu.
Tuntutan tersebut disampaikan oleh JPU dari Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi yang tercatat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Teluk Kuantan" dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua di Pengadilan Negeri (PN) Teluk Kuantan pada Rabu, 27 Maret 2024.
Dalam persidangan, JPU menyatakan bahwa terdakwa KIC terbukti melakukan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dimana terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi elektronik dan dokumen elektronik yang mengandung penghinaan atau pencemaran nama baik.
"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa KIC selama enam bulan, dengan perintah agar terdakwa segera ditahan," kata JPU.
JPU juga menyebutkan barang bukti yang terdiri dari satu unit ponsel. Selain itu, juga terdapat satu akun Facebook dan dua kartu SIM dari provider Telkomsel.
Dengan demikian, terdakwa KIC dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah atas tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) yang diancam pidana dalam dakwaan pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) undang-undang RI nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Berita Lainnya
Transaksi Ekstasi di Parkiran Hotel Pekanbaru Digagalkan, 122 Butir Disita
Terduga Pelaku Pembunuhan di Lampung Utara Menyerahkan Diri
Pengungkapan Besar! Ditresnarkoba Polda Riau Gagalkan Peredaran 47 Kg Sabu
Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu dan Senpi
Dit Reskrimsus Polda Kepri Berhasil Amankan 3 Tersangka Tindak Pidana Migas Jenis Bio Solar
Kasus Pengeroyokan di Duri, Abdul Rahman Divonis 1,5 Tahun dan Wajib Bayar Restitusi
Buang Barang Bukti Sabu di Saluran Air, Seorang Oknum PNS di Tubaba Dibekuk Polisi
Bawa Sabu Ratusan Gram, Pemuda dan Pelajar Diciduk Polisi
Mantan Kapus KKH I Dituntut Jaksa 4,5 Tahun Penjara atas Dugaan Korupsi Dana BOK Rp1,8 Miliar
Bripka WF Polisi Penikam Senior di SPN Pekanbaru, Sudah Diamankan Polda Riau
Diduga Mengedarkan Sabu, Oknum ASN di Lampung Utara Diringkus Polisi
Seberat 86 KG Lebih Sabu Dari 6 Orang Pelaku Dimusnahkan Polda Riau