Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Polisi Selidiki Ledakan Mematikan di Sekolah, Siswa 15 Tahun Meninggal Dunia
BUALBUAL.com - Kepolisian Resor (Polres) Siak, bergerak cepat melakukan investigasi atas insiden tragis yang menewaskan Muhammad Aqil Alrizal (15), siswa kelas IX SMP Sains Tahfizh Islamic Center. Korban menghembuskan napas terakhir setelah terkena ledakan alat praktik sains, Rabu (8/4/2026) pagi.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Isyam Siregar, melalui Kasat Reskrim AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, mengatakan pihaknya tengah mendalami kronologi serta unsur teknis di balik ledakan mematikan tersebut.
Tim Satreskrim Polres Siak telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lingkungan sekolah tak lama setelah kejadian. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan proyek sains korban, yang diduga menyerupai mekanisme senapan rakitan, kini telah diamankan.
"Benda yang diamankan akan segera kami kirim ke Laboratorium Forensik (Labfor). Kami tidak ingin berspekulasi mengenai bahan kimia atau pemicu ledakan sebelum ada hasil resmi dari pemeriksaan ahli," ujar AKP Dr. Raja Kosmos.
Selain menguji fisik alat, penyidik juga menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi kunci. Fokus pemeriksaan akan diarahkan pada rekan sejawat korban yang berada di lokasi saat ujian berlangsung, serta pihak sekolah guna mempertanyakan standar prosedur operasional (SOP) pengawasan praktik tersebut.
"Kami akan meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk pihak sekolah, untuk mengungkap secara jelas bagaimana kronologi awal hingga ledakan itu terjadi," tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ujian praktik tersebut sedianya dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB, namun dimajukan menjadi pukul 10.00 WIB. Korban diketahui sangat antusias mengikuti ujian ini dan sempat meminta langsung kepada orang tuanya untuk diantarkan ke sekolah.
Kepergian remaja yang berencana melanjutkan pendidikan ke MAN Insan Cendekia Tualang ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya. Kasus ini kini menjadi perhatian serius di Kabupaten Siak, terutama terkait aspek keamanan dalam kegiatan edukasi yang melibatkan praktik eksperimental di sekolah.

Berita Lainnya
Kasus Dugaan Korupsi di Inhil: CV Khaliqa Marta Serahkan Rp1,6 Miliar, Kejari Tetap Lanjutkan Penyelidikan
Tak Disangka! Jual Beli Motor Bekas Seret Dua Pria ke Kasus Hukum, Endingnya Bebas
Bantah Terlibat, ''Nama Saya Dicatut!'' Marjani Tetap Ditahan KPK
Pria Ini Hampir 6 Bulan jadi buron Kasus penganiayaan, Polsek Tapunghilir Berhasil menangkap pelaku
Polres Inhil Kembali Amankan 1 Pelaku di Jakarta Terkait Kasus Penahanan Tug Boat PT THIP Pelangiran
Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pemerkosaan IRT di Rohil
Teken Kontrak Kerjasama dengan PN Dumai, LBHI Batas Indragiri: Siap Berikan Pelayanan Hukum
Polda Riau Buru 'Liong Tjai' DPO Tersangka Korupsi Pipa Transmisi PDAM di Inhil
Polda Riau segera Serahkan Dekan FISIP Unri Nonaktif ke Kejaksaan
Dalam Kondisi Mabuk, Warga Mandah Ini Bacok Teman Sendiri
Pria Di Duga Pembakar Rumah di Simpang Empat Belilas Berhasil di Amankan
Akui Terjadi Miskomunikasi, Pihak Lapas Tembilahan Tegaskan Akan Evaluasi dan Tingkatkan Layanan Advokat Kunjungi Klien